fbpx

KAMI ADA UNTUK MEMBANTU ANDA

  1. Home
  2.  » 
  3. Artikel
  4.  » Pencegahan Kanker Serviks dengan 5 Langkah Sederhana

Pencegahan Kanker Serviks dengan 5 Langkah Sederhana

oleh | 19 Juni 2023 | Artikel

Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang banyak diderita wanita di dunia. Bahkan di Indonesia, menurut data yang diterbitkan oleh Globocan (WHO), dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, tercatat kanker ini menempati peringkat kedua sebagai yang banyak diderita wanita Indonesia setelah kanker payudara. Masih dari data yang sama, pada tahun 2020 saja ada 36.633 kasus kanker serviks, atau sekitar 9,2% dari total kasus kanker secara keseluruhan yang terjadi pada tahun itu. Kabar baiknya, kanker ini termasuk dalam jenis yang dapat dicegah melalui tindakan pencegahan yang tepat.

Baca Juga: Kanker Serviks: Mengenal Tanda-Tanda Awal dan Pentingnya Deteksi Dini

Pada artikel ini kami akan membahas lima langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya kanker serviks. Diharapkan dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat menjaga kesehatan reproduksi dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Pemeriksaan Pap-Smear Secara Teratur

Lebih cepat mengetahui terjadinya perubahan yang abnormal pada sel-sel di leher rahim berperan penting pada proses penanganan kanker serviks. Pemeriksaan pap-smear adalah tes sederhana yang dapat mendeteksi terjadinya perubahan ini. Pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan secara rutin dan teratur, khususnya bagi wanita yang telah aktif secara seksual atau berusia di atas 21 tahun. Identifikasi perubahan sel sedini mungkin artinya lebih cepat juga dapat melakukan tindakan pencegahan yang harus dilakukan selanjutnya.

Vaksinasi HPV

Human Papillomavirus (HPV) adalah penyebab utama terjadinya kanker serviks. Untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi virus ini, vaksinasi HPV masih menjadi cara yang paling efektif. Vaksin ini sendiri direkomendasikan untuk anak perempuan (dan laki-laki) pada usia 11-12 tahun. Tidak berhenti pada usia itu, vaksinasi ini masih dapat diberikan hingga usia 26 tahun. Selain mengurangi risiko infeksi, vaksinasi ini juga dapat mengurangi kemungkinan perkembangan kanker serviks di masa mendatang.

Praktik Seks yang Aman

Melakukan hubungan seksual yang aman menjadi salah satu langkah penting dalam pencegahan kanker serviks. Pasalnya infeksi virus HPV utamanya ditularkan melalui hubungan seksual, terlebih yang dilakukan dengan tidak aman. Pada konteks pencegahan kanker serviks, praktik seks yang aman dapat dilakukan dengan membatasi jumlah pasangan seksual, menghindari hubungan intim dengan orang yang memiliki riwayat infeksi HPV, dan selalu menggunakan kondom sebagai perlindungan tambahan.

Menjaga Kebersihan Pribadi

Kebersihan pribadi yang baik juga menjadi faktor penting pencegahan kanker ini. Pastikan untuk selalu mencuci tangan secara teratur dan menggunakan sabun yang sesuai. Selain itu, hindari penggunaan handuk atau alat mandi bersama, karena dapat memfasilitasi penyebaran infeksi. Dengan menjaga kebersihan pribadi yang baik, Anda sudah mengurangi risiko infeksi HPV dan perkembangan kanker serviks.

Memperhatikan Pola Makan

Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Perlu diketahui bahwa sistem kekebalan tubuh yang kuat dapat efektif melawan terjadinya infeksi virus HPV dan mengurangi risiko kanker serviks. Pastikan mengonsumsi makanan yang kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan. Selain itu, hindari makanan yang tinggi lemak jenuh, gula, dan garam berlebihan, karena dapat berkontribusi pada risiko perkembangan kanker.

Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan ini pada kehidupan sehari-hari, Anda dapat meminimalkan risiko terkena kanker serviks. Penting diingat bahwa tindakan pencegahan lebih baik daripada pengobatan, dan mengambil tindakan sedini mungkin dapat memberikan perlindungan jangka panjang bagi kesehatan Anda.

Seperti yang sudah disinggung di atas, vaksinasi HPV dan pemeriksaan pap-smear merupakan beberapa tindakan pencegahan kanker serviks. Anda dapat melakukan keduanya di Adi Husada Cancer Center (AHCC) Surabaya. Sebagai salah satu rumah sakit perawatan kanker terbaik di Indonesia timur, AHCC didukung dengan fasilitas pemeriksaan berteknologi canggih dan tenaga medis profesional yang siap mendampingi setiap proses mulai dari skrining, pengobatan, hingga pasca perawatan.

Untuk informasi lebih lanjut terkait vaksinasi HPV maupun pemeriksaan dan pengobatan kanker serviks, Anda dapat langsung menghubungi AHCC melalui  kontak whatsapp di 0851-7422-6922 atau email ke info@ahcc.co.id.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *