fbpx

KAMI ADA UNTUK MEMBANTU ANDA

  1. Home
  2.  » 
  3. Artikel
  4.  » Kapan Harus ke Dokter Onkologi? Ini 4 Gejala Kanker yang Sering Diremehkan

Kapan Harus ke Dokter Onkologi? Ini 4 Gejala Kanker yang Sering Diremehkan

25 Desember 2019 | Artikel

Apakah Anda tahu bahwa sebagian besar diagnosis kanker diketahui saat sudah masuk ke stadium 2? Itu adalah rata-rata yang dikeluarkan oleh prenuvo.com. Kemudian timbul pertanyaan, apakah gejala kanker ini memang tidak bisa diketahui sejak dini? Apakah tidak ada tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegah tubuh agar tidak terkena kanker?

Dengan kemajuan teknologi, sebenarnya beberapa jenis kanker sudah mulai bisa terdeteksi sejak ini. Mungkin Anda sudah mengetahui bagaimana ciri-ciri sederhana bagaimana seorang wanita terkena kanker payudara. Di dalam artikel kali ini akan dibahas kapan sebenarnya Anda harus ke dokter onkologi dan bagaimana gejala-gejala kanker sederhana yang sangat sering diremehkan.

Benjolan atau pembengkakan di bagian tubuh mana pun

Gejala kanker pertama yang sering diremehkan adalah benjolan atau pembengkakan. Biasanya orang akan mulai aware ketika ada benjolan di tempat yang memang berbahaya, seperti benjolan pada testis untuk pria dan benjolan di payudara untuk wanita. Tetapi ketika ada benjolan di tangan dan ternyata tidak sakit, mereka malah abai dan menganggap remeh.

Padahal benjolan atau pembengkakan di bagian tubuh mana pun adalah gejala kanker pertama yang harus Anda waspadai. Anda wajib memeriksakan benjolan atau pembengkakan ketika sudah muncul lebih dari 3 minggu dan tidak ada tanda-tanda membaik ke dokter onkologi.

Suara serak atau batuk tidak kunjung sembuh

Batuk merupakan penyakit paling lazim di Indonesia. Dengan iklim yang tidak menentu, seseorang dengan mudah terkena batuk, pilek, hingga demam. Secara umum, batuk akan sembuh dalam jangka waktu seminggu dengan istirahat yang cukup. Hal yang paling berbahaya adalah ketika Anda mengalami batuk yang tidak kunjung sembuh, apalagi ditambah suara menjadi serak.

Ada beberapa gejala kanker yang wajib Anda waspadai yang berhubungan dengan batuk dan suara serak. Pertama adalah kanker paru-paru, biasanya terjadi batuk disertai dada sakit. Lalu kanker tenggorokan yang dimulai dengan radang tenggorokan yang semakin parah. Segera periksa ke dokter jika batuk tidak sembuh lebih dari satu minggu ya.

Berat badan berkurang 

Jarang olahraga dan pola makan tidak berubah, tetapi berat badan tiba-tiba berkurang? Anda harus waspada karena itu bisa saja gejala kanker. Beberapa jenis kanker yang tidak terlihat dari luar seperti kanker hati, kanker darah, atau kanker ginjal bisa berdampak yang cukup berbahaya. Gejala awalnya adalah berat badan berkurang walaupun tidak ada perubahan pola makan.

Coba konsultasikan ke dokter dan sedikit ubah pola makan. Jika memungkinkan lakukan olahraga setidaknya seminggu 3 kali. Jika memang tidak ada perubahan dalam berat badan, coba konsultasi kepada dokter.

Terjadi nyeri yang tidak kunjung sembuh 

Gejala terakhir yang cukup berbahaya adalah nyeri yang tidak kunjung sembuh. Nyeri ini bisa terjadi karena masalah otot atau terjadi pembengkakan. Contoh nyeri yang wajar adalah ketika tangan Anda terbentur benda keras. Biasanya nyeri akan hilang dengan sendirinya kurang dari 1 minggu. Hal yang berbahaya adalah jika nyeri tiba-tiba datang sendiri dan tidak kunjung sembuh.

Sebenarnya gejala ini hampir sama dengan benjolan, tetapi bedanya adalah secara fisik nyeri tidak terlihat. Coba periksakan ke dokter umum untuk mengatasi masalah nyeri. Dari situ akan terlihat bagaimana diagnosis awal nyeri yang Anda alami.

Mulai mengubah pola makan dan sering berolahraga adalah hal utama untuk menghilangkan risiko terkena kanker. Jika memang ada gejala yang tidak beres seperti yang disebutkan di atas, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan ke dokter onkologi ya.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *