fbpx

KAMI ADA UNTUK MEMBANTU ANDA

  1. Home
  2.  » 
  3. Artikel
  4.  » Benarkah Mie Instan Picu Kanker? Cek Faktanya Yuk!

Benarkah Mie Instan Picu Kanker? Cek Faktanya Yuk!

oleh | 10 Agustus 2022 | Artikel

Sebagai negara yang memiliki produk mie instan yang populer di dunia, kita tentunya sangat familiar dengan konsumsi makanan ini di keseharian. Selain praktis, cita rasa mie instan yang nikmat juga sering kali membuat kita merasa tidak cukup kalau cuma makan satu bungkus, setuju? Tapi apakah kebiasaan konsumsi mie instan ini baik untuk kesehatan? Konon katanya mie instan juga dapat memicu kanker, benarkah demikian?

Bahaya Kesehatan Konsumsi Mie Instan

Mie instan memliki berbagai kandungan yang apabila dikonsumsi dengan tidak bijak dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan. Monosodium Glutamat (MSG) adalah salah satunya. Konsumsi MSG secara berlebihan atau dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan sindrom gangguan metabolisme.

Umumnya sindrom gangguan metabolisme ini ditandai dengan tekanan darah yang meningkat, gula darah naik, jumlah lemak menjadi berlebih dalam tubuh, hingga kolesterol naik di atas normal.

Sejauh ini belum ada penelitian yang secara tegas menyebutkan bahwa mie instan menjadi pemicu munculnya kanker. Meskipun begitu, bukan berarti mie instan bebas dari potensi masalah kesehatan di kemudian hari, terlebih jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan. Berikut adalah potensi bahaya kesehatan yang dapat muncul:

    1. Gangguan pencernaan
      Pada dasarnya mie instan termasuk dalam makanan yang memiliki sifat susah dicerna oleh sistem pencernaan. Dengan mengonsumsi mie instan, sama artinya membuat sistem pencernaan bekerja lebih berat. Apalagi kalau konsumsinya terlalu sering, tentu lama kelamaan akan membuat sistem pencernaan kita terganggu.
    2. Tekanan darah tinggi
      Kandungan garam atau natrium pada bumbu mie instan tergolong tinggi. Rata-rata kandungan natrium pada satu bungkus mie instan yang beredar di pasaran sekitar 860 mg. Ini merupakan 43% dari total kebutuhan natrium harian yang disarankan tidak boleh melebihi 2.000-2.400 mg. Hal ini berpotensi menimbulkan masalah tekanan darah tinggi dan risiko penyakit kardiovaskular lainnya.
    3. Gangguan ginjal
      Kandungan garam yang tinggi pada mie instan ini juga berpotensi mengganggu fungsi kerja ginjal. Ketika fungsi ginjal terganggu, dapat mengakibatkan terjadinya penumpukan natrium dan cairan di area jantung dan paru-paru.
    4. Sindrom metabolik
      Terlebih bagi para wanita, konsumsi mie instan secara berlebihan dapat membuat Anda lebih mudah terkena sindrom metabolik. Sindrom ini jika tidak ditangani dengan baik dapat berpotensi meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, hingga stroke.

Nah, itu tadi faktanya Healthy People. Jadi meskipun mie instan tidak terbukti secara langsung dapat memicu kanker, sebaiknya konsumsinya tetap dibatasi ya mulai sekarang untuk meminimalisir risiko bahaya kesehatan lainnya di masa mendatang. Menerapkan pola makan dengan gizi seimbang dan tetap aktif bergerak adalah upaya terbaik yang bisa kita lakukan untuk menjaga tubuh kita tetap sehat dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan.

Membutuhkan informasi seputar kanker? Anda dapat mengunjungi Adi Husada Cancer Center (AHCC) Surabaya atau hubungi kami melalui WA: 0822-8888-6922. AHCC merupakan pusat layanan kanker terintegrasi swasta pertama di Indonesia Timur yang memiliki tenaga medis handal dan aneka peralatan medis berstandar internasional. Kami siap membantu dan melayani Anda.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *