logo-header

Hal yang Harus Anda Ketahui Tentang Hematologi dan Hematolog


Darah merupakan unsur yang paling penting dalam tubuh manusia karena fungsinya yang begitu vital. Mulai dari mengedarkan sari makanan, mengangkut oksigen dan hormon, mengatur suhu tubuh, hingga membunuh bakteri jahat di dalam tubuh. Ketika tubuh mengalami gangguan kesehatan yang berhubungan dengan darah, maka mendatangi seorang ahli hematologi adalah hal yang sangat dianjurkan. Lalu, apa bedanya hematologi dan hematolog? Simak ulasannya berikut ini.

 

Pengertian hematologi

Istilah hematologi mungkin sering Anda dengar, namun sebagian dari Anda belum tentu memahami apa itu hematologi dalam dunia medis. Hematologi adalah sebuah bidang medis yang berfokus mempelajari tentang darah manusia. Istilah ini mengacu dari bahasa Yunani, yakni haima dan logos.

 

Haima dapat diartikan sebagai darah, sedangkan logos arti dasarnya adalah belajar atau sering pula disebut dengan pengetahuan. Dari sinilah dapat diambil kesimpulan bahwa hematologi secara umum mempelajari tentang darah, komponennya, serta permasalahan-permasalahannya. Dalam praktiknya, ketika menjalani pemeriksaan hematologi, pasien diambil sampel darahnya untuk diperiksa petugas laboratorium, dengan cara memasukkan jarum pada pembuluh darah di bagian lengan. Kemudian, darah dibawa ke laboratorium dan nantinya akan diketahui hasil tesnya.

 

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Hematologi dan Onkologi

 

Mengapa penting melakukan pemeriksaan hematologi?

Dari segi manfaat, pemeriksaan hematologi memiliki banyak keuntungan bagi Anda. Secara garis besar, pemeriksaan hematologi bertujuan mengetahui kondisi kesehatan secara umum dan melihat gejala maupun infeksi penyakit. Selain itu juga bermanfaat untuk melihat jumlah kadar sel darah yang ada dalam tubuh. Diharapkan dengan adanya pemeriksaan secara berkala ini, Anda dapat mencegah penyakit yang berhubungan dengan darah dengan cepat sehingga tidak menjalar seperti penyakit kanker.

 

Pemeriksaan hematologi juga meliputi beberapa aspek. Beberapa di antaranya adalah mengenai hemoglobin dan hematokrit. Begitu juga dengan jumlah sel darah merah akan diperiksa untuk mengetahui volumenya dalam tubuh. Pemeriksaan juga dilanjutkan dengan pengecekan sel darah putih melalui penghitungan jenisnya. Kemudian yang juga penting ialah pemeriksaan mengenai trombosit.

 

Lalu, apa itu hematolog?

Jika hematologi adalah ilmu yang mempelajari tentang darah, maka dokter atau ahli yang menangani hematologi disebut dengan hematolog. Selama ini terkadang seseorang menganggap hematolog sama dengan onkolog. Meski keduanya dapat bersinergi dalam sebuah rumah sakit kanker, namun dari segi tanggung jawab mendiagnosis penyakit jelas berbeda. Apabila Anda dianjurkan untuk memeriksakan diri ke hematolog, bukan berarti pasien menderita kanker. Bisa saja memiliki kondisi tertentu yang menyangkut gangguan pada darah.

 

Pada dasarnya, seorang hematolog memiliki tugas dan tanggung jawab dalam menangani penyakit-penyakit tertentu yang hanya berhubungan dengan darah. Beberapa penyakit tersebut antara lain ialah:

  • Adanya gangguan pendarahan yang cukup serius seperti hemofilia
  • Hematolog juga dapat menangani penyakit kanker darah seperti leukimia maupun limfoma
  • Gangguan darah lainnya seperti faktor genetik juga dapat ditangani seorang hematolog, seperti anemia sel sabit atau yang dkenal dengan purpura
  • Penyakit lainnya adalah gangguan obstruktif, dalam hal ini antara lain trombosis vena maupun tromboemboli arteri
  • Sedangkan untuk gangguan autoimun, penyakit yang ditangani adalah rheumatoid vaskulitis ataupun thalassemia dan infeksi darah secara sistemik seperti sepsis atau syok septik.

 

Dari ulasan di atas, kesimpulan yang dapat diambil ialah pemeriksaan hematologi penting dilakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda mengenai hematologi dan hematolog.

OTHER NEWS & ARTICLES