fbpx

KAMI ADA UNTUK MEMBANTU ANDA

  1. Home
  2.  » 
  3. Artikel
  4.  » Hal-hal yang Membuat CT Scan Tidak Berbahaya Bagi Pengidap Kanker

Hal-hal yang Membuat CT Scan Tidak Berbahaya Bagi Pengidap Kanker

27 Maret 2021 | Artikel

Untuk melihat organ dalam tubuh, dibutuhkan alat khusus yang membantu dokter untuk melakukan diagnosis lebih lanjut. Sejak tahun 1970an, dokter sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan radiologi dan sinar-x. Salah satu peralatan radiologi yang paling terkenal dan umum digunakan adalah CT Scan. Dengan menggunakan sinar-x dosis sangat rendah, CT Scan bisa cukup jelas mendeteksi kelainan atau penyakit yang ada di dalam tubuh.

Baca Juga: Beberapa Kanker yang Bisa Didiagnosis dengan CT Scan

Penggunaan sinar-x di dalam CT Scan ternyata menimbulkan pertanyaan, apakah CT Scan ini aman bagi pengidap kanker? Atau apakah CT Scan ini bisa membuat orang tiba-tiba terkena kanker? Simak penjelasannya di sini ya.

Efek sinar-x pada CT Scan pada manusia 

Paparan sinar-x jelas membahayakan bagi manusia, tentu dengan dosis yang cukup besar. Studi dari Radiology Info menjelaskan bahwa penggunaan sinar-x pada CT Scan sangat rendah, dan efek penggunaannya tidak berbahaya. Pada studi tersebut dijelaskan bahwa kemungkinan orang terkena kanker setelah menggunakan CT Scan adalah 1 banding 2000, tentu itu adalah perbandingan yang cukup kecil.

Oleh karena itu pemilihan dokter serta rumah sakit tentu sangat penting agar Anda semakin yakin dengan diagnosis serta meminimalisir risiko dari penggunaan CT Scan. Untuk pertanyaan mengenai diagnosis kanker dengan menggunakan CT Scan, Anda bisa menghubungi Adi Husada Cancer Center. 

Penggunaan CT Scan harus lewat anjuran dokter

Beberapa organ di dalam tubuh sangat sensitif dengan sinar-x seperti payudara, paru-paru, otak, dan tiroid. Oleh karena itu untuk mendeteksi kanker dengan menggunakan CT Scan harus hati-hati dan lewat anjuran dokter. Beberapa diagnosis seperti kanker paru, kanker payudara, atau kanker otak ini bisa dilakukan CT Scan satu kali dalam beberapa bulan. Jadi wajar Anda akan ditanya terlebih dahulu kapan riwayat terakhir menggunakan CT Scan.

Umur dan jenis kelamin juga mempengaruhi 

Dikutip dari HealthDay, Dr Rebecca Smith-Bindman dari Departemen Radiologi Universitas California menjelaskan bahwa risiko terkena kanker ketika menggunakan CT Scan ternyata berpengaruh pada umur dan jenis kelamin. Misalnya perempuan dengan umur 20 tahun ke atas ketika melakukan pengecekan menggunakan CT Scan bisa berisiko terkena kanker lebih tinggi daripada laki-laki. Risiko ini akan turun ketika seseorang sudah berumur 40 sampai 50 tahun.

CT Scan tidak perlu dilakukan berkali-kali

Ketika Anda pertama kali didiagnosis terkena penyakit kanker, Anda seharusnya sudah mengetahui tipe kanker, stadium, risiko, tindakan awal serta cara pengobatan. Macam-macam diagnosis tersebut sebenarnya sudah cukup untuk membantu dokter dalam membuat keputusan jangka pendek maupun jangka panjang. Jadi Anda tidak perlu terlalu penasaran, bagaimana kondisi kanker dan ingin dilakukan CT Scan 3 bulan atau bahkan 2 bulan sekali. Penggunaan CT Scan berulang kali, walaupun menggunakan dosis sinar-x sangat rendah tentu berbahaya bagi kanker Anda.

Walaupun secara garis besar CT Scan ini tidak berbahaya bagi Anda pengidap kanker atau orang yang tidak pernah terkena kanker sama sekali, CT Scan bukan tidak mempunyai risiko. Penggunaan sinar-x dalam dosis rendah sekalipun bisa membuat kulit Anda gatal, pusing, dan mual. Jadi sebelum Anda melakukan pemeriksaan CT Scan, terlebih dahulu Anda harus mengikuti petunjuk dokter.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *