fbpx

KAMI ADA UNTUK MEMBANTU ANDA

  1. Home
  2.  » 
  3. Artikel
  4.  » Apakah Kanker Serviks Menular? Mitos dan Fakta

Apakah Kanker Serviks Menular? Mitos dan Fakta

oleh | 25 September 2023 | Artikel

Kanker serviks adalah kanker yang menyerang leher rahim, yaitu bagian bawah rahim yang menghubungkannya dengan vagina. Kanker ini merupakan jenis kanker yang paling umum terjadi pada wanita di Indonesia. Berdasarkan data Globocan 2020, jumlah kasus baru kanker serviks di Indonesia pada tahun 2020 adalah 36.633 kasus dan tercatat ada 18.279 kematian.

Kanker serviks menjadi penyakit yang serius dan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab dan cara penularannya. Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan adalah apakah kanker serviks menular. Artikel ini akan membahas mitos dan fakta seputar penularan kanker serviks.

Mitos: Kanker Serviks Menular Melalui Kontak Sosial

Salah satu mitos yang sering muncul adalah bahwa kanker serviks dapat menular melalui kontak sosial (non intim), seperti berjabat tangan, berbagi toilet, atau berbagi handuk. Namun, ini adalah pemahaman yang keliru. Kanker serviks bukanlah penyakit yang dapat menular melalui kontak sosial biasa, seperti flu atau pilek. Penyebab utama kanker serviks adalah infeksi virus HPV (Human Papillomavirus), yang umumnya ditularkan melalui aktivitas seksual.

Fakta: Penyebab Utama Kanker Serviks adalah HPV

HPV adalah virus yang umum dan sangat menular yang dapat menyebabkan kanker serviks. Virus ini bisa menyebar melalui kontak kulit dengan area yang terinfeksi atau melalui hubungan seksual dengan seseorang yang memiliki HPV. Meskipun HPV dapat menyebabkan kanker serviks, tidak semua orang yang terinfeksi HPV akan mengembangkan kanker. Sebagian besar infeksi HPV akan pulih dengan sendirinya, tetapi dalam beberapa kasus, virus ini dapat menyebabkan perubahan pada sel-sel leher rahim yang akhirnya bisa berkembang menjadi kanker jika tidak diobati.

Mitos: Kanker Serviks Tidak Mungkin Terjadi Pada Orang yang Tidak Aktif Seksual

Ada anggapan bahwa hanya orang yang aktif secara seksual yang berisiko terkena kanker serviks. Ini adalah mitos. Meskipun aktivitas seksual adalah salah satu cara penularan HPV, ada juga risiko yang lebih rendah melalui kontak kulit atau benda-benda yang terkontaminasi oleh virus. Selain itu, vaksinasi HPV dapat membantu melindungi individu dari infeksi virus ini, bahkan sebelum mereka aktif secara seksual.

Fakta: Pencegahan Kanker Serviks Dapat Dilakukan

Satu hal yang perlu ditekankan adalah bahwa kanker serviks dapat dicegah. Cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan melakukan vaksinasi HPV pada usia yang tepat, yaitu sebelum seseorang aktif secara seksual. Vaksin HPV sangat efektif dalam melindungi dari jenis-jenis HPV yang paling berpotensi menyebabkan kanker serviks.

Selain vaksinasi, pemeriksaan rutin Pap smear atau tes HPV adalah langkah penting dalam deteksi dini kanker serviks. Dengan mendeteksi perubahan pada sel-sel leher rahim pada tahap awal, pengobatan yang efektif dapat dilakukan sebelum kanker berkembang.

Jadi, Apakah Kanker Serviks Menular?

Jawabannya adalah ya, tetapi yang menular adalah virus HPV, bukan kanker serviks itu sendiri. Virus HPV dapat ditularkan melalui kontak kulit genital. Hal ini dapat terjadi melalui hubungan seksual vaginal, anal, atau oral. Selain itu, virus HPV juga dapat ditularkan melalui kontak kulit yang erat saat melakukan hubungan intim. Vaksinasi HPV dan pemeriksaan rutin adalah cara-cara efektif untuk mencegah dan mendeteksi dini kanker serviks. Edukasi dan pencegahan menjadi hal yang sangat penting dalam upaya mengurangi risiko kanker serviks.

Jika Anda membutuhkan informasi seputar pemeriksaan kanker, Anda dapat mengunjungi Adi Husada Cancer Center (AHCC) Surabaya, pusat penanganan kanker terintegrasi pertama di Indonesia timur. Dengan tenaga medis yang andal dan profesional, serta ditunjang peralatan dan fasilitas berstandar internasional, AHCC siap mendampingi Anda melalui setiap tahapan pengobatan dengan pendekatan yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan pasien. Anda dapat menghubungi kami melalui kontak whatsapp di 0822-8888-9300 atau melalui email ke info@ahcc.co.id

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *